Exellent, Trusted, Qualified Based on The Qur'an and Sunnah

Prodi Tadris (Pendidikan) Bahasa Inggris FTIK IAIN Palangka Raya

Sarana dan Prasarana di Program Studi Tadris Bahasa Inggris

Gedung Pekuliahan, Lab. Terpadu, Perpustakaan, Ma'had/asrama Mahasiswa

Prodi Tadris Bahasa Inggris Banjiri Prestasi pada Pekan Kreativitas Mahasiswa IAIN Palangka Raya

*Duta Mahasiswa IAIN Palangka Raya 2017; M.Rudi Taufana (Juara 1), Dian Asih Lestari (Juara 1), Fajar Purwatmiasih (Runner up 1), Rizkan Akbar (Ranner up 2), Aula mukarramah (Ranner up 2),*Duta berbakat IAIN Palangka Raya 2017; Bella Ariska (Juara 1),*Duta Persahabatan IAIN Palangka Raya 2017; Sulianur (Juara 1) *Fashion Show Putra IAIN Palangka Raya; Ahmad Yani (Juara 2), Rizkan Akbar (Juara 3)*Fashoin Show Putri IAIN Palangka Raya: Raudhatul Jannah (Juara 3) *Vocal Solo Putri IAIN Palangka Raya; Dwi Warochmah (Juara 1)

Continuous Quality Improvement

Prodi Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya

Friday, September 4, 2020

Sejumlah Mahasiswa TBI Mengikuti Wisuda Drive Through di Masa Pandemi Corona

 

Ada 35 (tiga puluh lima) orang mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) mengikuti acara “Wisuda Sarjana XXIX dan Magister VI  Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Palangka Raya” tahun 2020 yang diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 3 September 2020 bertempat di Aula dan halaman Rektorat IAIN  Palangka Raya.

Acara wisuda kali ini sangat berbeda dengan tradisi wisuda tahun-tahun sebelumnya karena dalam suasana Covid 19, konsep Drive Through yang paling mungkin untuk dilaksanakan dengan menjunjung tinggi protokol kesehatan; menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dengan menerapkan konsep ini, wisudawan dan wisudawati diijinkan untuk menggunakan berbagai moda transportasi; angkutan umum, becak, sepeda dan sepeda motor untuk mengikuti prosesi acara wisuda dan kemudian tidak berlama-lama pada saat acara wisuda.

Sebagaimana biasanya, sebelum prosesi wisuda (acara inti) dimulai, acara sidang senat dibuka secara resmi oleh Ketua Senat IAIN Palangka Raya, Dr. Mazrur, M.Pd., di Aula IAIN Palangka Raya. Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan secara virtual lewat saluranYoutube

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Palangka Raya, berharap kepada wisudawan dan wisudawati agar ilmu yang diperolehnya diamalkan dalam kehidupan sehari, di tengah-tengah masyarakat, di tempat bekerja, dan di manapun mereka berada, tetap menjaga nama baik dan menghiasi diri dengan akhlak mulia.

Di antara sejumlah wisudawan dan wisudawati terbaik di tingkat institut, Monalisa, seorang mahasiswa Progam Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), turut mengharumkan nama TBI sekaligus nama FTIK IAIN Palangka Raya, atas prestasinya dengan mencapai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,83 (cumlaude). Ditanyakan terkait prestasinya,  Monalisa mengatakan sebagai wisudawati terbaik TBI tahun 2020 tentu saja merupakan hal yang paling membahagiakan dan pencapaian terbesar dia selama menempuh pendidikan formal. Dia merasa bahagia sekaligus sedih secara bersamaan. Dia merasa bahagia atas pencapaiannya. Tetapi sedih karena di acara wisuda tersebut kedua orang tuanya tidak dapat hadir secara langsung untuk mendampinginya. Selanjutnya, dia berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar selalu fokus dengan tujuan utama, yaitu menuntut ilmu secara bersungguh-sungguh, terus belajar, jangan mudah lengah dan cepat puas diri, selalu sempatkan waktu untuk membaca berbagai sumber yang berkaitan dengan mata kuliah, sebagai informasi pendukung dari apa yang telah disampaikan oleh dosen di kelas. Untuk kampus IAIN Palangka Raya ini, semoga akan menjadi lebih baik ke depannya. Selama dia berkuliah di sini dia merasa cukup puas dan senang dengan pendidikan dan berbagai pelayanan yang telah diberikan oleh kampus. Selain itu, kedepannya besar harapannya semoga seluruh dosen pengajar, staf maupun mahasiswa agar selalu menjaga keharmonisan dalam berkomunikasi dan merangkul sesama baik di  lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Sementara itu, Zaitun Qamariah, M.Pd, selaku Kaprodi TBI terkait acara wisuda tersebut, ketika diwawancarai secara virtual mengatakan bahwa dia sangat bahagia karena para mahasiswa yang diwisuda kali ini adalah kebanyakan mahasiswa TBI yang tadinya terancam drop out (DO) bisa menuntaskan kuliahnya. Selain itu, ada 17 (tujuh belas) mahasiswa angkatan 2016 berhasil lulus sesuai masa studi yang singkat, 3 (tiga) tahun 8 (delapan) bulan. Kedepannya, TBI menargetkan untuk meluluskan mahasiswa dengan masa studi maksimal 4 (empat) tahun  karena masa studi yang singkat juga merupakan salah 1(satu) poin daya jual TBI agar tetap diminati masyarakat sebagai salah satu tujuan kuliah.(rn).

Wednesday, September 2, 2020

Kaprodi TBI Bangga dan Bersyukur atas Pengukuhan Guru Besar

Pengukuhan Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag, sebagai Guru Besar Pendidikan Ilmu Agama Islam di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya pada Sidang Senat Terbuka IAIN Palangka Raya pada hari Rabu, tanggal 2 September 2020 bertempat di Aula IAIN Palangka Raya merupakan peristiwa monumental dan bersejarah bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, secara khusus bagi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Sidang Senat Terbuka yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat IAIN Palangka Raya, Dr. Mazrur, M.Pd.,terbuka untuk umum dan disiarkan secara langsung melalui youtube channel. Untuk pengukuhan itu sendiri dilakukan oleh Rektor IAIN Palangka Raya, Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag.

Dalam pidatonya, Rektor IAIN Palangka Raya, Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag, mengatakan bahwa kehadiran guru besar ini akan memberikan inspirasi dan motivasi bagi calon calon guru besar dan dosen-dosen lainnya di lingkungan IAIN Palangka Raya untuk memacu diri meningkatkan kemampuan atau kompetensi akademisnya. Selanjutnya, beliau memberikan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag sebagai ilmuwan muslimah yang  menjadi teladan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat, agama dan negara.

Dalam pengukuhan guru besarnya, Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag mengangkat topik yang lagi tren sekarang ini: “Dinamika Psikologis Milenial di Abad Digital: Ikhtiar Membangun Generasi dengan Pendekatan Psikologi Islam.” Menurutnya, di era digital ilmu pengetahuan dan teknologi berkembangan sangat cepat hampir-hampir meninggalkan dimensi spiritualitas. Pada saat yang sama,  manusia mengalami kegundahan sosial disebabkan oleh perkembangan teknologi tersebut. Bagi remaja atau generasi muda, perkembangan teknologi menimbulkan perlambatan kematangan emosi dibandingan kecerdasan intelektual. Sementara pendidikan belum mampu memberikan solusinya. Dia menekankan sebagai jawaban dari permasalahan ini adalah kehadiran Psikologi Islam menjadi alternatif terbaik untuk pendampingan remaja atau generasi muda dalam rangka membentuk mentalitas remaja berbasiskan tauhid, mental yang kokoh dan kuat mesti diterpa berbagi gelombang kehidupan, dan kesadaran bahwa segala sesuatu harus kembali dan bersandarkan kepada Allah Yang Maha Esa.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hamka, S.Pd, M.Pd, mengucakan selamat atas pengukuhan Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag, Sebagai Guru Besar Pendidikan Ilmu Agama Islam di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya, semoga beliau menjadi seorang ilmuwan yang produktif di lingkungan civitas akademika IAIN Palangka Raya dan berkontribusi pada program pembangunan KALTENG BERKAH.

Turut mengikuti acara secara virtual kegiatan tersebut melalui Youtube channel, Kaprodi Tadris Bahasa Inggris, Zaitun Qamariah, M.Pd. Ketika diwawancarai secara virtual, menyatakan rasa syukur dan bangganya karena IAIN Palangka Raya memiliki seorang profesor yang diharapkan mampu menjadi akademisi yang membawa perubahan yang lebih baik ke arah keilmuan dan meningkatknya akreditasi lembaga. Mudah mudahan momentum ini menjadi titik awal untuk seluruh akademisi meraih pencapaian serupa beliau. (rn)

Friday, August 28, 2020

Dosen TBI Berpartisipasi Aktif di Konferensi Internasional

 

Pada dasarnya kegiatan seperti konferensi internasional merupakan tempat para pakar, peneliti maupun praktisi untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman tentang  isu-isu terkini berkaitan dengan linguistik, pengajaran dan pembelajaran, sastra, literasi dan sebagainya. Salah satu di antara manfaat dari kegiatan konferensi adalah adanya peningkatan reputasi sebuah lembaga pendidikan (perguruan tinggi) sekaligus juga adanya peningkatan kompetensi akademik seorang dosen. Oleh karena itu, dosen selalu diharapkan untuk berpartisipasi secara aktif di berbagai kegiatan konferensi internasional.



Salah seorang dosen Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan (FTIK) IAIN Palangka Raya, Santi Erliana, M.Pd telah menunjukan kiprah akademiknya dengan berperan secara aktif di kegiatan internasional. Salah satu di antara kegiatan yang baru saja diikuti adalah: 1st Virtual International Conference dengan tema: The Quality of Education in Covid-19 Era yang diselenggarakan oleh Unit Penjaminan Mutu dan UPT Bahasa, IAIN Madura pada tanggal 27 s.d tanggal 28 Agustus 2020 baru baru ini.

Pada kegiatan konferensi internasional tersebut, Santi Erliana, M.Pd mengangkat  topik yang lagi hangat yang menjadi perdebatan baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional, yaitu tentang pembelajaran daring (online learning). Secara khusus topik yang disajikan adalah: Online Learning during Covid 19 Pandemic: Students’ Perceptions. Mengingat pembelajaran daring (online learning), sangat erat  keterkaitan dengan kondisi mahasiswa, maka dia  melihat pembelajaran daring ini dari perspektif mahasiswa agar dapat memotret sisi-sisi  kelebihan dan kekurangan  pembelajaran daring (online learning) tersebut.



Dari hasil penelitiannya, telah ditemukan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif dari pembelajaran online. Beberapa alasan yang dikemukakan di antaranya adalah kesehatan (tidak bersentuhan langsung dengan orang lain), waktu belajar yang fleksibel, penguasaan teknologi, pengalaman baru dan efisiensi biaya (apabila dibandingkan kuliah offline). Disamping manfaatnya, mahasiswa juga mengemukakan beberapa kendala yang dihadapi diantaranya sinyal internet yang tidak stabil, tugas kuliah yang menumpuk, mata lelah, dan kurangnya interaksi antara dosen dan mahasiswa.

Akhirnya, penelitian ini memberikan rekomendasi aplikasi pembelajaran yang sebaiknya dipergunakan untuk pembelajaran online, yakni WhatsApp dan Google Classroom karena fitur-fitur unggulan dari kedua aplikasi ini, diantaranya fitur tampilan dan penyimpanan bahan perkuliahan/tugas mahasiswa, memungkinkan interaksi antara dosen dengan mahasiswa, dan ramah kuota (karena materi dapat diunduh dan dilihat secara offline). 



Dalam kegiatan konferensi tersebut, telah hadir sejumlah keynote speakers antara lain: Dr. Andi Asrifan, S.Pd, M.Pd (Universitas Muhammadiyah Sidenreng, Rappang, Indonesia),  Dr. Muthmainnah, S.Pd.I, M.Pd (Universitas Al-Syariah Mandar, Sulawesi Barat), Dr. Like  Raskova Octaberlina, M.Ed. (President of ELITE Association, Indonesia), Dr. Ghada Tosson Abd Al- Lateef (Beni Suef University, Mesir), Prof. Dr. Berchisan Nicolae Ciprian (Sapienza, University of Rome, Italia), Yassin Alhennawy (Thamer Internasional School, Jeddah, Arab Saudi), Dr. Mohammed Samir Nada, B.Ed., M.Ed. (Damietta University) (Dr. Mohammad Abdul Karem, B.Sc., M.Sc (Cihan University Erbil, Irak), Associate Prof. Dr. K.J.Vargheese (Christ College, Irinjalakuda, Kerala, India), Dr. Prasahant S. Mothe, M.A, M.PHILL., NET (JRF), Ph.D (Department of English, Adarsh  Mahavidyalaya, Maharashtra, India), Mohammed Galal Mohammed Elkhale (Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Qatar), Crist T. Zita, MA.Ed, SMRIEdr, (Dr Juan A. Pastor MNHS, Department of Education, Filipina),  Mrs. Asma R. Mustafa (Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Palestina), dan Abdul Ghofur, M.Pd. Dr. (Cand).(Editor-i-n Chief OKARA: Jurnal Bahasa dan Seni). Selain itu juga konferensi ini dihadiri oleh (38) tiga puluh delapan pembicara paralel dan 486 partisipan baik melalui ZOOM Meeting maupun Youtube.(rn)

Thursday, August 27, 2020

Dosen-Dosen Tadris Bahasa Inggris Mengikuti Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif dan E-Modul

 



Sejumlah dosen Tadris Bahasa Inggris mengikuti Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif dan E-Modul yang diselenggarakan pada tingkat Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 bertempat di Ruangan Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) 1 & 2 IAIN Palangka Raya. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya, Dra. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd.  Dalam sambutannya, Dekan menyambut gembira kegiatan ini karena kegiatan ini membekali para dosen dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi pembelajaran daring (online) yang cenderung paling banyak dilakukan dalam pembelajaran. Lebih lanjut lanjut, dia mengatakan bahwa pembuatan video pembelajaran interaktif dan E-Modul memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus. Oleh karena itu,  para dosen perlu dilatih agar menguasai pembuatan video pembelajaran interaktif dan E-Modul yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Mengakhiri sambutannya, Dra. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd mengingatkan kembali kepada para dosen untuk mengoptimalkan SIMAK karena memuat berbagai fitur terkait pembelajaran.



Salah seorang dosen TBI, Zaitun Qamariah, M.Pd yang sekaligus juga menjabat sebagai Kaprodi Tadris Bahasa Inggris (FTIK) IAIN Palangka Raya, ketika diwawancarai secara virtual mengatakan bahwa kegiatan pelatihan  ini secara tidak langsung sangat membantu para dosen untuk mengajar secara daring (online) di era pandemik. Selain itu, juga materi-materi yang didapatkan dari pelatihan dapat segera diaplikasikan pada perkuliahan yang akan datang ini. Adapun yang menjadi nara sumber kegiatan pelatihan  Dr. H. Mazrur, M.Pd, Dr. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd dan H. Mukhlis Rohmadi, M.Pd.


Dua Orang Dosen Tadris Bahasa Inggris mendapatkan Jabatan Fungsional Lektor

 

Dua orang dosen Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya,  Akhmad Ali Mirza, M.Pd dan Hesty Widiastuty, M.Pd mendapatkan Jabatan Fungsional Lektor  dan keduannya mengikuti acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji Pejabat Administrator, Jabatan Fungsional Dosen dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI) di lingkungan IAIN Palangka Raya pada hari Kamis, 27 Agustus 2020 bertempat di Aula Rektorat LT dua (2) IAIN Palangka Raya yang diselenggaran oleh Unit Organisasi Kepegawaian dan Penyusunan peraturan (OKPP) IAIN Palangka Raya. Akhmad Ali Mirza, M.Pd mendapatkan Jabatan Fungsional Lektor dengan Mata Kuliah Speaking dan Hesty Widiastuty, M.Pd mendapatkan Jabatan Fungsional Lektor dengan Mata Kuliah CALL.



Turut diundang dalam acara acara tersebut antara lain  Senat Institut, Direktur Pascasarjana, semua Dekan di lingkungan IAIN Palangka Raya, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Kepala Perpustakaan, Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), dan Kepala Pusat Bahasa.

Sunday, August 23, 2020

Dosen-Dosen TBI Unjuk Kemampuan di Kegiatan International Conference

 

Sejumlah dosen Prodi Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya menunjukkan kemampuannya untuk berkiprah di tingkat dunia internasional dengan berpartisipasi di kegiatan: ”The 8th Elite International Conference, 23-24 August, 2020” dengan  tema: ”Technology –Enhanced ELT in the Post Pandemic Era. ”Adapun para dosen yang berpartisipasi mengikuti kegiatan konferensi internasional tersebut adalah: Santi Erliana, M.Pd,  Hesty Widyastuty, M.Pd,  Zaitun Qamariah, M.Pd dan Akhmad Ali Mirza, M.Pd sebagai pembicara, sementara M. Zaini Miftah, M.Pd dan Dellis Pratika, M.Pd sebagai peserta. Santi Erliana, M.Pd mempresentasikan 2 (dua)  topik. Topik pertama adalah ”Technological Assisted ELT during Coronavirus Outbreak: Lecturers’ and Students’ Beliefs,” berkolaborasi dengan Enik Rukiati (Politehnik Negeri Jember), Suprih Ambarwani (AKPRIND) Yogyakarta. Topik kedua adalah  ”Unpacking Policy Documents Online Learning: A pathway to Shape Teachers’ Self-Regulated Learning,” berkolaborasi dengan Dewi Wahyu Mustika Sari dari IAIN Salatiga. Hesty Widyastuty, M.Pd,  Zaitun Qamariah, M.Pd dan Akhmad Ali Mirza, M.Pd mengangkat topik  “Developing TOEFL-Based Vocabulary Building Materials for the Students of IAIN Palangka Raya.”



              Berkaitan dengan kegiatan konferensi internasional ini, Santi Erliana, M.Pd, salah seorang presenter yang sekaligus juga dosen TBI, ketika diwawancari secara virtual mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Dia merasakan manfaatnya ketika dia sebagai moderator, pembicara dan peserta. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pembicara-pembicara yang diundang sesuai dengan bidangnya, yaitu pembelajaran berbahasa Inggris berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kegiatan dilaksanakan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris untuk menyediakan pembelajaran Bahasa Inggris yang sebenarnya.

              Tampil sebagai pembicara utama (Keynote Speakers); Willy A. Renandya (Singapore), Jon Mason (Australia), Gumawang Jati (Indonesia), Sultan G. Stover (USA) dan Ismail W. Wekke (Indonesia). (rn)


Friday, August 14, 2020

Pencerahan langsung oleh Pakar Kurikulum

 



Suatu kehormatan dan kesempatan berharga bagi dosen-dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, FTIK IAIN Palangkara Raya karena karena bertemu langsung secara virtual dengan pakar kurikulum, Prof. Handoyo Puji Widodo, dari di sela sela kesibukan yang luar biasa, masih bisa menyempatkan waktunya untuk menjadi  narasumber dalam “Workshop Virtual Kurikulum Pendidikan Bahasa” yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 15 Agustus 2020, baru baru ini.  Workshop ini  diikuti oleh  sejumlah dosen-dosen Program Studi  Tadris Pendidikan Bahasa Inggris, FTIK IAIN Palangka Raya, Dengan harapan para dosen memiliki wawasan terhadap Kurikulum berbasis KKNI, yang secara operasionalnya  mereka dapat  mendesain program instruksional beserta sejumlah dokumen terkait  agar menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan bisa bersaing secara nasional dan global. Turut serta dalam kegiatan tersebut, Ketua Program  Studi Tadris Bahasa Inggris, Zaitun Qamariah, M.Pd. Ketika diwawancarai secara virtual, mengatakan bahwa workshop ini sangat penting, bermanfaat & relevan dg kebutuhan/tuntutan profesi akademik dosen di era sekarang ini, sehingga dosen terinspirasi dan termotivasi untuk terus meningkatkan profesionalismenya. 


Terkait dengan workshop, salah seorang peserta workshop yang juga dosen Tadris Bahasa Inggris, Luqman Baehaqi, M.Pd mengatakan bahwa materi yang disampaikan oleh narasumber memberi wawasan baru (new insights) tentang kurikulum berbasis KKNI, yang selama ini hanya memahami kurikulum lewat namanya saja, padahal kurikulum kalau didalami lagi, banyak aspek yang terkait yang harus diketahui, misalnya, pemahaman tentang visi, misi, tujuan dari prodi, penamaan dan penentuan mata kuliah, bobot SKS, desain instruksional, penyusunan desain instruksional dan sebagainya. (rn)

 


Monday, August 10, 2020

NEW NORMAL; Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya adakan Pelatihan Aplikasi Anti Plagiasi bagi Guru SMA Kota Palangka Raya

Kamis, 23/07/2020. Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya mengadakan pelatihan aplikasi anti plagiasi bagi Guru SMA Kota Palangka Raya dengan tema "Training of Mendeley and Anti-Plagiarism to Improve The Quality of Scientific Research". Pelatihan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan aplikasi anti plagiasi untuk karya tulis ilmiah atau artikel yang akan dipubikasi oleh para guru sebagai bagian dari sumbangsih akademik.



Kegiatan pelatihan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan In House Training (IHT) yakni persiapan menyambut Tahun Ajaran Baru (TAB) bagi para guru SMA di Kota Palangka Raya. 


IHT tersebut dibuka pada hari kamis (23/7/2020) oleh Kepala SMAN-3 Palangka Raya, Bapak Sudiro, S.Pd.,M.M., lalu kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pelatihan oleh tiga narasumber yang juga merupakan dosen Prodi Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya yaitu 1) Dr. Abdus Syahid, M.Pd., 2) Zaitun Qamariah, M.Pd., dan 3) Hesty widiastuti, M.Pd. 



Ketua Prodi TBI, Zaitun Qamariah, M.Pd dalam laporannya mengatakan, secara factual kecenderungan plagiat di kalangan akademisi masih tinggi sementara disatu sisi produk karya tulis ilmiah semakin banyak.

“Sadar akan hal itu, maka dosen Prodi TBI merasa perlu dan wajib untuk melakukan pelatihan mengenai anti plagiarism tersebut,” ujarnya.

Pelatihan ini diselenggarakan dengan harapan, agar dapat terhindar dari plagiarism dalam menyusun karya ilmiah di kalangan dosen dan dapat membentuk budaya etika akademik terutama dalam menghasilkan karya ilmiah.

“Bukan hanya itu saja, harapan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri para guru dari ancaman sanksi atau plagiat serta secara kelembagaan dapat menyusun pedoman “Kemiripan” tulisan yang dikategorikan plagiat” tambahnya.


Sementara itu, Kepala SMAN-3 Palangka Raya mengatakan,  dirinya mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Prodi Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya yang  menyelenggarakan kegiatan pelatihan anti plagiarism dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.

Dirinya juga berharap, dengan diselenggarakannya kegiatan pelatihan ini, akan meningkatkan kualitas akademik para guru dengan lahirnya karya – karya ilmiah yang sesuai dengan budaya etika akademik yang terhindar dari plagiarism.” 

(Zaitun Qamariah)






Pengabdian Masyarakat Dosen Jalur Covid-19; TBI gelar Webinar

            Sabtu, 02/05/2020. Di era covid-19, dosen Tadris Bahasa Inggris FTIK mau tidak mau harus mampu menjadi penggerak terutama dalam pengembangan kualitas mahasiwa sebagai calon tenaga guru/pendidik. Komitmen itulah yang tercermin dalam Webinar Nasional bertajuk "What to Do to Make You Ready to Teach" melalui zoom conference dan Whatsap group pada Sabtu, 02 Mei 2020. 

            Webinar ini diselenggarakan oleh Prodi Tadris Bahasa Inggris bekerjasama dengan HMPS TBI dan English Community IAIN Palangka Raya yang diikuti oleh 100 mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi. Webinar ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dosen TBI untuk berkontribusi lebih besar di era pandemi.

            Webinar ini menghadirkan pembicara utama: 1) Akhmad Ali Mirza, M.Pd. (Seketaris Jurusan Bahasa IAIN Palangka Raya) dan Zaitun Qamariah, M.Pd (Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris IAIN Palangka Raya. 

            Akhmad Ali Mirza dan Zaitun Qamariah dalam paparannya menyatakan bahwa Guru di masa akan datang akan menghadapi tantangan yang sangat berbeda ketika mengajar. Karenanya calon guru saat ini harus menyiapkan diri sebaik mungkin dengan beragam pendekatan, metode, bahan dan media ajar agar bisa menjadi guru yang sesuai dengan kebutuhan mengajar dimasa yang akan datang.

(Zaitun Qamariah)

MEDIA DAN BAHAN AJAR MENARIK, MURID PUN TERTARIK!

 

BAHAN AJAR MENARIK MURID PUN TERTARIK

Senin, 10 Agustus 2020. Program Studi Tadris Bahasa Inggris Jurusan Bahasa mengadakan acara pelatihan / workshop yang bertema ( Pengembangan Media dan Bahan Ajar Berbasis Online ).


Workshop ini diadakan dalam rangka menyiapkan Mahasiswa/i FTIK IAIN Palangka Raya khusus nya pada Program Studi Tadris Bahasa Inggris sebelum melaksanakan kegiatan Praktik Mengajar yang telah dijadwalkan pada periode Agustus-Oktober 2020 mendatang.

Workshop ini ditujukan untuk mahasiswa aktif Program studi Tadris Bahasa Inggris Semester 6 yang diikuti sekitar 70 peserta yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai dari hari ini pada pukul 08.00  sampai 15.00 WIB dan sesi kedua dilanjutkan besok pada pukul 08.00 hingga berakhir pukul 15.00 WIB. 

Workshop yang bertempat di aula FTIK IAIN Palangka Raya ini juga memberlakukan ketentuan protokol kesehatan yang wajib ditaati oleh semua peserta workshop seperti menggunakan masker, faceshield, membawa handsanitizer dan dianjurkan datang lebih awal agar pada saat registrasi tidak berdesakan dan terjadi penumpukan.


Pemateri workshop ini adalah Bapak Aris Sugianto. M.Pd, ibu Dr. Nurul Wahdah. M.Pd., yang memberikan pelatihan mengenai tips dan trik dalam membuat media pembelajaran dengan praktik penggunaan beberapa aplikasi sederhana seperti plotagon, powtoon dan active presenter. Tentu saja, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pembekalan lebih dini kepada para mahasiswa untuk mempermudah dalam membuat bahan ajar mengajar yang menarik dan efisien di era pandemi yang mensyaratkan pembelajaran non tatap muka.


(Ka-Eza)