Thursday, July 25, 2019

Mahasiswa TBI, Monalisa - Belajar bahasa asing dengan bekerja sambil berwisata

Bekerja sambil berwisata, hal tersebut mungkin terdengar sangat aneh di telinga sebagian orang. Bagaimana mungkin seseorang dapat meyelesaikan suatu pekerjaan ketika ia sedang berlibur atau berwisata ke suatu tempat. Namun hal ini lah yang biasa dilakukan oleh seorang mahasiswi TBI semester 6 yang akrab dipanggil Mona. Berawal dari karir sang ayah yang merupakan seorang Tour Guide atau pemandu wisata serta kecintaannya terhadap public speaking, Mona pun membulatkan tekadnya untuk mengikuti jejak sang ayah untuk menjadi seorang pemandu wisata.

Mona memulai karirnya sebagai Tour Guide di Taman Nasional Tanjung Puting sejak tahun 2017 hingga sekarang. Mona mengambil kesempatan ini setiap libur semester datang, “ Orang tua saya sangat support  dengan pekerjaan ini, namun mereka tidak ingin hal ini justru mengganggu studi saya. Jadi, saya hanya bisa bekerja ketika libur semester saja,” ucap mahasiswi yang berasal dari Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat ini.

Menurut Mona, kesempatan untuk belajar bahasa asing merupakan alasan utama mengapa ia memilih pekerjaan ini. Ia menganggap bahwa pekerjaan inilah yang dapat memfasilitasinya dalam belajar bahasa asing terutama Bahasa Inggris. “ Di sana (baca: Taman Nasional Tanjung Puting) saya bertemu dengan turis dari berbagai negara, saya banyak belajar tentang budaya mereka, terutama bahasa Inggris. Saya merasa sangat terbantu karena saya belajar langsung dengan si pemilik bahasa,” ujarnya ketika ditanya tentang alasan memilih pekerjaan tersebut.

Mona juga menambahkan, selain dijadikan sebagai kesempatan untuk belajar bahasa asing, pekerjaan ini juga memberikan hasil yang sangat menjajikan untuk seorang mahasiswa. Namun menurutnya, keuntungan yang diperoleh tersebut sebanding dengan kesulitan yang ia rasakan selama melakukan pekerjaan tersebut. Melakukan perjalanan ke hutan selama berhari-hari dan berhadapan dengan alam liar, menurutnya adalah tantangan tersulit dari pekerjaan ini. Untuk kedepannya, mahasiswi yang juga pernah mewakili kampus dalam ajang debat PIONIR tingkat nasional ini pun bercita-cita mendirikan sebuah travel agent miliknya sendiri setelah lulus dari kuliahnya.
Narasi: edu/26/07/2019

0 comments:

Post a Comment