Narathiwat, Thailand – 5 Juli 2024. Ketua Prodi Tadris
Bahasa Inggris (TBI), Hesty Widiastuty, M.Pd. telah melaksanakan kegiatan
pengabdian internasional di Thailand dalam upaya FTIK menjalin hubungan
internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara kolaborasi dan
berbagi ilmu.
Kegiatan ini dilakukan dengan diadakannya seminar yang
bertemakan “Workshop Pembelajaran Abad 21.” dengan tujuan mempersiapkan peserta
didik dalam menghadapi tantangan era 5.0.
Materi yang disampaikan mencakup pada pengembangan keterampilan-keterampilan esensial seperti berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, dan kolaborasi agar peserta didik dapat bertahan dan bersaing dalam era globalisasi.
Selain itu, pembelajaran bahasa Inggris dan pendidikan
agama juga difokuskan dalam seminar karena bidang-bidang tersebut merupakan
bidang-bidang yang relevan untuk meningkatkan daya saing peserta didik.
Disamping mengadakan seminar, Kaprodi TBI juga melakukan penelitian di Miracle
Language Center, Narathiwat, Thailand.
Kegiatan pengabdian internasional ini juga diadakan dalam bentuk KKN internasional yang melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dan mahasiswa TBI. Mereka berpartisipasi aktif dalam seminar dan workshop, serta mendampingi dalam penelitian. Pengalaman ini memberikan kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk belajar dan berkolaborasi dalam lingkungan internasional.



Great to see the English Education lecturers leading this workshop! Events like this really help improve teaching skills and benefit both teachers and students.
ReplyDeletedrift boss
I truly appreciate the value of initiatives like this, street view. The “Workshop Pembelajaran Abad 21” is very relevant in today’s global learning environment, especially in building critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills. I also find the combination of English education and Islamic education very meaningful, as it reflects a balanced approach to modern and moral learning. Activities like this KKN international program give students real exposure to cross-cultural collaboration, which is essential in preparing them for global challenges.
ReplyDelete