Tuesday, April 9, 2019

KULIAH SAMBIL KERJA BUKAN MASALAH!! Mahasiswa TBI Mandiri


Di kampus IAIN Palangka Raya sendiri, umumnya masih sangat minim mahasiswa yang memutuskan untuk kuliah sambil bekerja. Berbeda dengan Muhammad Yuswana. Mahasiswa semester 6 program studi Tadris Bahasa Inggris FTIK IAIN Palangka Raya. Berasal dari keluarga yang berlatar belakang kurang mampu, memaksa dirinya untuk kuliah sambil bekerja. Ditengah sibuknya perkuliahan dan tugas-tugas dia mampu menyisihkan sebagian waktunya untuk bekerja.

Karena dalam perjalanan kuliah membutuhkan dana tambahan, misalnya untuk biaya sewa kos, transportasi, makan, beli buku dan foto copy tugas. Hal itu memerlukan biaya yang tidak sedikit, oleh sebab itu dia berfikir untuk mencari aktivitas sampingan yang dapat menghasilkan uang, dan meringkan sedikit beban orang tuanya.saya hanya ingin mencoba mandiri dan membantu meringankan beban kedua orang tua saya. Karena, sebagai mahasiswa bukankah memang sudah seharusnya  kita memiliki pola pikir yang kreatif dan berfikir kedepan” ujar Muhammad Yuswana ketika diwawancarai.
Dia memutuskan untuk mulai bekerja saat berada disemester 2. Berkat kerja keras dan usahnya, Alhamadulillah saat ini dia sudah mampu membiayai hidup dan kuliahnya sendiri, bahkan terkadang dia mampu mengirimkan uang untuk membantu penghidupan orangtuanya dikampung. 
Banyak yang mengatakan bahwa kuliah di universitas negeri sangat sulit jika harus kuliah sambil bekerja karena seperti yang kita ketahui universitas negeri memiliki jadwal yang sangat padat. “Jalani saja, tetap semangat dengan kesibukan. Mumpung masih muda, banyak-banyakin pengalaman dan tidak ada alasan untuk kita bermalas-malasan apalagi malas belajar dan menempuh pendidikan ataupun mimpi terbaik. Yang pasti harus pandai memanajemen waktu dengan baik agar tugas kampus dan tugas diluar bisa seimbang.Pesannya kepada Mahasiswa IAIN Palangka Raya lainnya.
Nyatanya selama kita punya tekad dan niat, selalu ada jalan untuk menempuh pendidikan dan mencari ilmu lebih banyak lagi. Tak peduli berapa usia kita, bagaimana kondisi ekonomi kita dan sesibuk apapun pekerjaan kita, Tuhan akan selalu menunjukkan jalan untuk kita agar terus bisa menempuh pendidikan yang kita inginkan dan butuhkan. 
Dinarasikan: my/edu/10 April 2019

0 comments:

Post a Comment