Thursday, April 11, 2019

Mahasiswa IAIN palangka Raya Raih Juara Lomba Kaligrafi berkali-kali

Mahasiswa IAIN Palangka Raya Raih Juara Lomba Kaligrafi tingkat Kabupaten Puruk Cahu. Sulastri Wulandari berhasil kalahkan banyak pesaingnya diajang MTQ di kabupaten. Dan kini ia akan mempersiapkan diri untuk MTQ di tingkat Provinsi di Palangka Raya. Tidak hanya itu, Sulastri memang sudah sering sekali menang Lomba kaligrafi di kabupaten dan terus mewakili ke tingkat Provinsi dan ini adalah kali keenamnya.

Sulastri wulandri seorang anak rantau dari kabupaten Puruk Cahu yang diam-diam menggoreskan mimpinya ke ibu kota kalimantan tengah. Dengan seribu harap dapat menjadi seorang yang dapat membina karir dibidang seni. Sulastri atau Lastri panggilan akrab kawan-kawan dikampus, kini telah meraih banyak penghargaan dalam berbagai ajang perlombaan tingkat kabupaten, kota hingga tingkat provinsi.

Sulastri dan bakatnya yang sudah terasah sejak masih duduk dibangku sekolah kini perlahan merajut karirnya dibidang pengembangan karya seni Kaligrafi. Kaligrafi inilah yang berhasil membuatnya mendapatkan sejumlah penghargaan dan berhasil menang dalam beberapa cabang lombang.
Setelah melalui seleksi tingkat kabupaten Puruk Cahu beberapa bulan yang lalu, Sulastri berhasil meraih kesempatan pula untuk mewakili kabupatennya dalam ajang lomba MTQ tingkat Provinsi di Palangka Raya. Sebagai seorang mahasiswa IAIN Palangka Raya Program Studi Tadris Bahasa Inggris hal ini sangat membanggakan bagi kampus karena potensi yang dimiliki Lastri akan sangat bermanfaat untuk ikut meramaikan prestasi Mahasiswa IAIN Palangka Raya.
“Sebelum meraih kesempatan untuk bisa menang dalam ajang lomba yang ada, saya memerlukan persiapan dan pergorbanan yang banyak sebelumnya. Sejak sekolah saya sudah berlatih dan terus mengevaluasi hasil karya saya. Hingga saya dapat mengikuti  satu persatu perlombaan yang ada. Kalah dan menang itu bukan sebuah hasil bagi saya, melainkan proses yang luar biasa adalah hasil terbaik. Karena dengan begitu kita menghargai sebuah perjuangan bukan sekedar nilai semata”  ungkap Lastri ketika diwawancara beberapa waktu lalu.  
Sejak sekolah Lastri memang sudah berbakat dalam karya seni kaligrafi ini. Hingga dimasa kuliah ini ia pun tidak sekedar mengikuti lomba, tapi ia juga mengembangkan karya seni kaligrafinya dengan variasi sebagai hiasan kamar dan dinding rumah. Dengan modifikasi nama bertulisan arab dan asli goresan tangan yang sangat telaten, ia mengahasilkan karya yang banyak diminati masyarakat. Kini karya seni kaligrafinya telah masuk dalam ranah bisnis penjualan karya seni yaitu kaligrafi nama dan lainnya sesuai pesanan dari konsumen.
“ketika sebuah keahlian menjadi sebuah nilai, disitulah kita akan menyadari pentingnya proses yang berat dimasa lalu” ungkap Sulastri, ia juga sangat berharap kedepannya usaha membuat kaligrafinya dapat terus berkembang. Dan permohonan doa dari semua teman-teman dan dosen untuknya agar dapat menang dalam perlombaannya MTQ tingkat provinsi di Palangka Raya.
Rep:AbdRm

0 comments:

Post a Comment