Friday, April 5, 2019

Dua periode menjadi Musyrifah, Mahasiswi IAIN Palangka Raya ini gunakan waktu luang untuk mengajar private Bahasa Inggris

Palangka Raya- Siti Fatimah mahasiswi semester 6 program studi Tadris Bahasa Inggris FTIK IAIN Palangka Raya diberi amanah 2 periode untuk menjabat sebagai musyrifah di Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya. Pada periode pertama Fatimah dipercaya sebagai Divisi Keamanan Ma’had Al-Jami’ah IAIN Palangka Raya dan di periode kedua ia diberi amanah untuk menjadi Divisi Keagamaan Ma’had Al-Jami’ah yang mana tugasnya lebih berat dari periode sebelumnya.
Siti Fatimah yang sering di kenal dengan sister Fatimah kelahiran Kabupaten Kuala Kapuas mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan selama dua periode ini dengan jabatan divisi yang berbeda.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena dipercaya untuk mengemban amanah menjadi musyrifah selama dua periode ini dan semoga saya bisa memberikan hasil yang terbaik untuk ma’had Al-Jami’ah yang tecinta ini.” Kata Fatimah.

Ia juga berharap dapat memberikan hasil yang memuaskan apalagi di periode kedua ini ia menjabat sebagai divisi keagamaan yang mana tugasnya lebih banyak yaitu mengurus BMQ (Bimbingan Mengaji Qur’an) dan BMA (Bimbingan Moral dan Akhlak) para mahasiswa baru IAIN Palangka Raya angkatan 2018.

Selain itu sister Fatimah disela kesibukan di Ma’had maupun tugas-tugas kampus, ia juga menyempatkan waktunya untuk mengajar Private Bahasa Inggris door to door. Pada saat ini ia mengajar dua orang siswa kelas 3 dan 4 SD yang jadwalnya setiap hari minggu dan kamis sore yang mana gaji perbulannya lumayan untuk menambah uang jajan maupun kuliahnya. Fatimah mengajar door to door karena ia ingin mencari pengalaman selain datang dan duduk di bangku kuliah, ia juga bisa mengajarkan ilmu yang ia dapat di bangku perkuliahan kepada orang lain lagi. Menurutnya ini adalah moment yang mengesankan karena disini ia yang harus datang kerumah siswa tersebut jadi dari pengalaman ini kita bisa merasakan bagaimana perjuangan mencari uang seperti yang dirasakan oleh orang tua dirumah.
Ia juga berpesan kepada Mahasiswa IAIN Palangka Raya agar percaya diri dan pandai memanajemen waktu dengan baik agar tugas kampus dan tugas diluar bisa seimbang.
“Pesannya jadilah mahasiswa yang percaya diri, bermanfaat bagi orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi yang lainnya dan berkhalaqul karimah karena adab itu lebih utama dari pada ilmu. Dan juga harus pandai memanajemen waktu agar tugas kampus tidak terbengkalai dan kegiatan diluar juga terlaksana.” Tambahnya.

Dinarasikan: sf/edu/04 April 2019

1 comment: