Friday, April 21, 2017

Mahasiswa Prodi TBI IAIN Palangka Raya Tahun lalu Juara Pentas Seni Pemuda Nusantara Tahun ini perwakilan ke Australia

TBI IAIN PALANGKARAYAMuhammad Takdir mahasiswa Prodi Tadris Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Pendidikan Bahasa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangkaraya ini berhasil lolos dalam seleksi mewakili Provinsi Kalimantan Tengah, dalam kegiatan AIYEP (Australia Indonesian Youth Exchange Program).
Padahal baru saja tahun lalu dia ikut serta menjadi juara pada ajang Pentas Seni Pemuda Nusantara pada tanggal 28 Oktober 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga untuk mewakili provinsi Kalimantan Tengah. Baca http://english.ftik.iain-palangkaraya.ac.id/2017/01/dua-mahasiswa-tbi-ikut-serta-raih-juara.html
 
AIYEP merupakan program pertukaran tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bekerja sama dengan Australia.
Kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2017–Februari 2018 dalam jangka waktu selama 5 bulan.
Dalam kegiatan tersebut peserta diberikan bekal selama 1 bulan di Jakarta, menjadi volunter, pengenalan budaya dan magang.
“Saya merasa senang dan tidak menduga bisa terpilih menjadi salah satu perwakilan Kalimantan Tengah ke Australia. Sebenarnya ini kedua kalinya saya terus mencoba dan saya belajar dari pengalaman sebelumnya,” ungkap Takdir.
Selain itu ia berpesan kepada mahasiswa lainnya agar jangan lelah untuk mencoba.
“Untuk kegiatan pertukaran jangan lelah mencoba, malaupun sekali gagal terus mencoba. Saya bermimpi bisa keluar negeri sebelum lulus kuliah dan alhamdulillah sekarang terjawab,” tambahnya.
Dekan FTIK IAIN Palangkaraya Fahmi, mengaku sangat bangga atas pertisipasi mahasiswanya dalam kegiatan Nasional maupun Internasional.
“Untuk pengembangan potensi mahasiswa yang ikut kegiatan baik nasional maupun internasional pada dasarnya FTIK sangat mensuport dan mengapresiasi atas partisifasi mahasiswa. Dan saya juga memberikan dorongan kepada yang lain supaya dapat mencontoh yang ada,” kata Fahmi.
Sementara Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu, berpesan agar mahasiswa mampu menerapkan implentasi hard skill dan mengimbanginya dengan soft skill.
“Prestasi hanya modal dasar dari kampus, yang lebih berkembang itu bukan hard skill melainkan soft skill, yaitu bagaimana mengimplementasikan hard skill yang mereka peroleh dalam lingkungan global dan ini terbukti. saya selaku Rektor sangat mengapresiasi. Dan ini lah yang kita diharapkan, orang mampu mengimplementasikan sedikit pengetahuan dalam kawasan yang lebih luas,” ungkap Ibnu. (*)
Baca juga Prestasi-prestasi mahasiswa/i Prodi TBI IAIN Palangka Raya http://english.ftik.iain-palangkaraya.ac.id/p/blog-page_29.html
Info Daftar kuliah Prodi TBI klik disini

0 comments:

Post a Comment