LPM, KPM, dan GPM UIN Palangka Raya Samakan Persepsi Monev 2025, Prodi TBI Perkuat Penjaminan Mutu - Prodi Tadris Bahasa Inggris

Prodi Tadris Bahasa Inggris

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya

Welcome to English Education Study Program

LPM, KPM, dan GPM UIN Palangka Raya Samakan Persepsi Monev 2025, Prodi TBI Perkuat Penjaminan Mutu

Share This

 


Palangka Raya - Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar rapat penyamaan persepsi Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun 2025 bersama Komite Penjaminan Mutu (KPM) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dari seluruh program studi pada 16 Juni 2025 di Aula Gedung Bundar Asmaul Husna.

 

Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyamakan pemahaman dan langkah teknis sebelum Monev dilaksanakan di seluruh program studi. Forum tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antara LPM sebagai pengarah kebijakan mutu, KPM sebagai unsur penjaminan mutu pada tingkat fakultas, dan GPM sebagai pelaksana pemantauan mutu pada tingkat program studi.

 

Dalam pembagian tugasnya, KPM mengoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat fakultas, memastikan kegiatan akademik dan nonakademik mengacu pada standar yang telah ditetapkan, serta meneruskan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan kepada LPM. GPM memantau proses pembelajaran, kurikulum, dan layanan akademik di tingkat program studi serta menyusun laporan mutu internal sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas.

 

Proses evaluasi dan pelaporan didukung melalui SIMONA, Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi yang menjadi sarana dokumentasi Monev secara digital, terstruktur, dan transparan. Penggunaan sistem tersebut membantu program studi menyajikan data secara lebih tertib dan mempermudah penelusuran hasil evaluasi dari waktu ke waktu.

 

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Muhammad Nasir, M.Pd., menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unit dalam membangun budaya mutu. Pada Monev 2025, indikator pada aplikasi juga disederhanakan agar proses pengisian dan evaluasi menjadi lebih efektif. Ketua LPM, Dr. Musyarapah, M.Pd.I., menambahkan bahwa perubahan struktur KPM dan GPM pada tahun tersebut membuat penyamaan persepsi menjadi penting agar seluruh pihak bekerja dengan pemahaman yang sama.

 

Rapat ditutup dengan pemaparan teknis, simulasi pengisian instrumen, dan diskusi penggunaan SIMONA. Bagi Prodi Tadris Bahasa Inggris FTIK, kegiatan ini memperkuat mekanisme pengawasan mutu pada level program studi dan memastikan hasil pemantauan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan pembelajaran, layanan mahasiswa, serta tata kelola akademik secara berkelanjutan.

No comments:

Post a Comment

Peta Digital

Pages