
Palangka Raya - Lembaga
Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Palangka Raya menyelenggarakan sosialisasi sejumlah
pedoman penjaminan mutu dan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada
9 Agustus 2023 di Ruang Rapat Rektorat, Lantai 2, IAIN Palangka Raya. Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan sekaligus
menyamakan pemahaman pengelola program studi terhadap kebijakan mutu institusi.
Sosialisasi diikuti oleh Wakil
Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, seluruh ketua dan
sekretaris program studi, serta personel LPM. Sebagai salah satu program studi
di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Prodi Tadris Bahasa Inggris
memperoleh penguatan yang sama agar pengelolaan akademik, dokumen program
studi, dan pelaksanaan penjaminan mutu tetap selaras dengan kebijakan di
tingkat institusi.

Pimpinan
dan pengelola program studi di lingkungan IAIN Palangka Raya mengikuti
sosialisasi pedoman penjaminan mutu dan dokumen SPMI yang diselenggarakan oleh
LPM, 9 Agustus 2023.
Dalam kegiatan tersebut,
LPM menyampaikan berbagai pedoman yang berkaitan dengan tata kelola mutu,
antara lain Pedoman Audit Mutu Internal, Pedoman Monitoring dan Evaluasi,
Pedoman Tracer Study, Pedoman Survei Kepuasan Pemangku Kepentingan, Pedoman
Beban Kerja Dosen, Pedoman Pengelolaan Mutu, Pedoman Pengembangan Kurikulum,
serta Pedoman Penyusunan Visi dan Misi. LPM juga kembali mensosialisasikan
dokumen SPMI sebagai rujukan utama dalam penetapan, pelaksanaan, evaluasi,
pengendalian, dan peningkatan standar mutu.
Pengulangan sosialisasi
dipandang penting karena kebijakan mutu tidak cukup hanya tersedia dalam bentuk
dokumen. Kebijakan perlu dipahami, digunakan secara konsisten, dan menjadi
rujukan dalam penyusunan dokumen di tingkat fakultas maupun program studi. Hal
ini juga berkaitan dengan tindak lanjut atas berbagai proses asesmen eksternal
yang dilakukan BAN-PT, LAMDIK, dan LAMEMBA pada program studi di lingkungan
IAIN Palangka Raya.
Wakil Rektor Bidang
Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd., menekankan
pentingnya sosialisasi kebijakan sebagai bagian dari kesiapan program studi
dalam menyusun Laporan Evaluasi Diri dan dokumen akreditasi. Kebijakan maupun
dokumen yang disusun di tingkat fakultas dan program studi perlu mengacu pada
dokumen institusi agar tata kelola berjalan konsisten dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Bagi Prodi Tadris Bahasa
Inggris, kegiatan ini memperkuat pemahaman bahwa penjaminan mutu merupakan
proses yang terintegrasi dengan pengelolaan kurikulum, pembelajaran, layanan
akademik, sumber daya manusia, evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan. Kesamaan
persepsi antara institut, fakultas, jurusan, dan program studi menjadi dasar
penting untuk memastikan layanan pendidikan berlangsung sesuai standar yang
telah ditetapkan.
No comments:
Post a Comment