Tuesday, November 24, 2020

Sejumlah Mahasiswa TBI mengikuti Yudisium Sarjana XII Tahun Akademik 2020/2021

Ada 24 (dua puluh empat) orang mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) mengikuti acara Yudisium Sarjana XII Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 yang diselenggarakan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya pada hari Selasa, tanggal 24 Nopember 2020 bertempat di Aula IAIN  Palangka Raya.


Mengingat acara yudisium ini kali ini masih dalam suasana Covid 19, maka pelaksanaanyapun tetap menjunjung tinggi protokol kesehatan; dengan pembatasan jumlah yang hadir, menjaga jarak dan menggunakan masker. Acara yudisium ini dipimpin langsung oleh Dekan FTIK, Dr. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd, didampingi oleh unsur-unsur pimpinan lainnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Nurul Wahdah, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Hj. Hamidah, MA dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Asmawati, M.Pd dan Ketua/ Sekretaris Jurusan di lingkungan (FTIK) IAIN Palangka Raya.

Di  hadapan para peserta yudisium, Dekan FTIK IAIN  Palangka Raya, Dr. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd merasa bangga bahwa pada suasana Covid 19 para mahasiswa bisa menyelesaikan studinya dengan baik dan bangga terhadap para mahasiswa yang telah mendapatkan sejumlah prestasi-prestasi; lulusan terbaik, lulusan tercepat,  karya ilmiah terindeks scopus, karya ilmiah terindeks Sinta 4, prestasi di bidang seni, Praktek Administrasi Pendidikan (PAK), Praktek Mengajar (PM), dan sebagai pembicara internasional.

Di antara sejumlah mahasiwa yang berprestasi, Nur Azzahro, seorang mahasiswa Progam Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), mendapatkan predikat lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,74 (cumlaude). Ditanyakan terkait prestasinya,  Nur Azzahro mengatakan sebagai wisudawati terbaik TBI tahun 2020 dia merasa senang sekali dan sangat amat bersyukur akhirnya sampai juga pada tingkat yang membanggakan, yaitu, predikat sebagai lulusan terbaik prodi TBI. Dia menyarakankan untuk selalu mencoba dan mencoba apabila seseorang mengalami kegagalan sampai pada akhirnya meraih keberhasilan. Mungkin pendapat ini terdengar klasik, tapi percayalah bahwa tidak ada yang yang tidak mungkin, apabila memiliki semangat pantang menyerah dan terus bergerak, maka akhirnya berhasil juga. Pada acara yudisium ini juga, Nur Azzahro mendapatkan penghargaan di bidang karya ilmiah mahasiswa yang terindeks Sinta 4.


Selain itu, salah seorang mahasiwa TBI ditanyai tentang perasaannya ketika mengikuti yudisium, M. Yusril Mahendra, mengatakan bahwa dia merasa bangga karena telah mencapai puncak dari seluruh rangkaian perkuliahan, yaitu bisa meraih gelar sarjana pendidikan (S.Pd) di bidang pendidikan bahasa Inggris dan bisa mempersembahkan kebanggaan dan kebahagian kepada kedua orang tuanya yang selama ini dinanti-nanti oleh mereka.

Terkait yudisium, Zaitun Qamariah, M.Pd, selaku Kaprodi TBI, ketika diwawancarai di ruang Kaprodi, berkomentar: “Alhamdulillah yudisium gelombang II bisa kembali terlaksana dengan baik di tengah pandemi. Semoga para mahasiswa yang telah diyudisium pada gelombang ini bisa segera terjun ke masyarakat dengan bekal ilmu yg diperoleh selama kuliah dan bisa menjadi manusia yang memberi banyak manfaat dimanapun mereka berada.”(rn).

0 comments:

Post a Comment