HMPS TBI Promosikan Budaya Kalimantan Tengah dalam Bahasa Inggris melalui Kunjungan ke Museum Balanga - Prodi Tadris Bahasa Inggris

Prodi Tadris Bahasa Inggris

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya

Welcome to English Education Study Program

HMPS TBI Promosikan Budaya Kalimantan Tengah dalam Bahasa Inggris melalui Kunjungan ke Museum Balanga

Share This


PALANGKA RAYA, Jumat (24/4/2026) - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya menyelenggarakan kunjungan edukatif ke Museum Balanga, Palangka Raya, pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk promosi budaya Kalimantan Tengah menggunakan bahasa Inggris.

Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, meramaikan dan menumbuhkan kepedulian terhadap situs bersejarah di Kalimantan Tengah. Kedua, melatih kemampuan mahasiswa dalam mempromosikan budaya daerah menggunakan bahasa Inggris, keterampilan yang dibutuhkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada khalayak internasional.

Museum Balanga terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Pembangunannya dimulai pada awal 1970-an oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah, dan museum ini diresmikan pada 1990. Nama museum diambil dari balanga, sejenis guci yang secara tradisional digunakan masyarakat Dayak untuk menyimpan benda berharga.

Museum ini menyimpan beragam koleksi yang merepresentasikan kehidupan dan budaya masyarakat Kalimantan Tengah, antara lain perlengkapan upacara adat Dayak Ngaju, senjata tradisional, alat musik, topeng, keramik, pakaian adat, serta sandung, yakni bangunan kecil tempat penyimpanan tulang dalam tradisi Dayak. Koleksi tersebut menjadi bahan yang kaya bagi mahasiswa untuk berlatih menyampaikan informasi budaya dalam bahasa Inggris.

Dari sudut pandang pembelajaran bahasa, kegiatan ini memberikan konteks autentik bagi mahasiswa untuk menggunakan bahasa Inggris secara bermakna. Mahasiswa tidak hanya berlatih menyusun deskripsi dan narasi, tetapi juga belajar memilih padanan istilah yang tepat untuk konsep budaya lokal yang tidak selalu memiliki padanan langsung dalam bahasa Inggris.

HMPS TBI berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa bangga mahasiswa terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat peran mereka sebagai duta budaya yang mampu berkomunikasi di tingkat global.

No comments:

Post a Comment

Peta Digital

Pages