Palangka Raya – Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palangka Raya melaksanakan kegiatan Review Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) secara daring pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D., Wakil Presiden II Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI), sebagai narasumber sekaligus reviewer. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK UIN Palangka Raya, Yatin Mulyono, yang dalam arahannya menekankan pentingnya peninjauan kurikulum secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan pendidikan tinggi, kebutuhan pemangku kepentingan, serta kompetensi lulusan yang diharapkan.

Pelaksanaan review kurikulum ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Tadris Bahasa Inggris dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar lebih adaptif, relevan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran. Review difokuskan pada penelaahan struktur dan substansi kurikulum Program Studi Tadris Bahasa Inggris dengan pendekatan Outcome-Based Education. Dalam pendekatan ini, capaian pembelajaran lulusan menjadi acuan utama dalam menentukan struktur mata kuliah, proses pembelajaran, serta sistem asesmen. Sejumlah komponen kurikulum turut ditelaah, antara lain profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, distribusi mata kuliah, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), metode pembelajaran, serta bentuk asesmen yang digunakan untuk mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa.
Dalam proses review, perhatian diberikan pada pentingnya keselarasan antara profil lulusan, CPL, CPMK, dan mata kuliah. Setiap mata kuliah diharapkan memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian kompetensi lulusan sehingga keseluruhan struktur kurikulum menunjukkan hubungan yang sistematis, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pembahasan turut menekankan bahwa penerapan OBE tidak hanya berkaitan dengan penyusunan dokumen kurikulum, tetapi juga harus tercermin dalam proses pembelajaran dan asesmen. Dengan demikian, capaian pembelajaran tidak hanya dirumuskan secara administratif, tetapi benar-benar dapat diukur melalui aktivitas pembelajaran dan bukti pencapaian mahasiswa.

Melalui masukan dan hasil review yang diberikan oleh narasumber, Program Studi Tadris Bahasa Inggris memperoleh berbagai catatan penting yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan penyempurnaan kurikulum. Kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi bagi program studi untuk memastikan bahwa kurikulum tetap responsif terhadap perkembangan keilmuan, kebijakan pendidikan tinggi, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan pendidikan bahasa Inggris di masa mendatang.
Kegiatan Review Kurikulum Berbasis OBE ini merupakan salah satu bentuk komitmen Program Studi Tadris Bahasa Inggris dalam meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Hasil review diharapkan dapat memperkuat implementasi kurikulum yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.
No comments:
Post a Comment