Friday, September 4, 2020

Sejumlah Mahasiswa TBI Mengikuti Wisuda Drive Through di Masa Pandemi Corona

 

Ada 35 (tiga puluh lima) orang mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) mengikuti acara “Wisuda Sarjana XXIX dan Magister VI  Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Palangka Raya” tahun 2020 yang diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 3 September 2020 bertempat di Aula dan halaman Rektorat IAIN  Palangka Raya.

Acara wisuda kali ini sangat berbeda dengan tradisi wisuda tahun-tahun sebelumnya karena dalam suasana Covid 19, konsep Drive Through yang paling mungkin untuk dilaksanakan dengan menjunjung tinggi protokol kesehatan; menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dengan menerapkan konsep ini, wisudawan dan wisudawati diijinkan untuk menggunakan berbagai moda transportasi; angkutan umum, becak, sepeda dan sepeda motor untuk mengikuti prosesi acara wisuda dan kemudian tidak berlama-lama pada saat acara wisuda.

Sebagaimana biasanya, sebelum prosesi wisuda (acara inti) dimulai, acara sidang senat dibuka secara resmi oleh Ketua Senat IAIN Palangka Raya, Dr. Mazrur, M.Pd., di Aula IAIN Palangka Raya. Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan secara virtual lewat saluranYoutube

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Palangka Raya, berharap kepada wisudawan dan wisudawati agar ilmu yang diperolehnya diamalkan dalam kehidupan sehari, di tengah-tengah masyarakat, di tempat bekerja, dan di manapun mereka berada, tetap menjaga nama baik dan menghiasi diri dengan akhlak mulia.

Di antara sejumlah wisudawan dan wisudawati terbaik di tingkat institut, Monalisa, seorang mahasiswa Progam Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), turut mengharumkan nama TBI sekaligus nama FTIK IAIN Palangka Raya, atas prestasinya dengan mencapai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,83 (cumlaude). Ditanyakan terkait prestasinya,  Monalisa mengatakan sebagai wisudawati terbaik TBI tahun 2020 tentu saja merupakan hal yang paling membahagiakan dan pencapaian terbesar dia selama menempuh pendidikan formal. Dia merasa bahagia sekaligus sedih secara bersamaan. Dia merasa bahagia atas pencapaiannya. Tetapi sedih karena di acara wisuda tersebut kedua orang tuanya tidak dapat hadir secara langsung untuk mendampinginya. Selanjutnya, dia berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar selalu fokus dengan tujuan utama, yaitu menuntut ilmu secara bersungguh-sungguh, terus belajar, jangan mudah lengah dan cepat puas diri, selalu sempatkan waktu untuk membaca berbagai sumber yang berkaitan dengan mata kuliah, sebagai informasi pendukung dari apa yang telah disampaikan oleh dosen di kelas. Untuk kampus IAIN Palangka Raya ini, semoga akan menjadi lebih baik ke depannya. Selama dia berkuliah di sini dia merasa cukup puas dan senang dengan pendidikan dan berbagai pelayanan yang telah diberikan oleh kampus. Selain itu, kedepannya besar harapannya semoga seluruh dosen pengajar, staf maupun mahasiswa agar selalu menjaga keharmonisan dalam berkomunikasi dan merangkul sesama baik di  lingkungan kampus maupun di luar kampus.

Sementara itu, Zaitun Qamariah, M.Pd, selaku Kaprodi TBI terkait acara wisuda tersebut, ketika diwawancarai secara virtual mengatakan bahwa dia sangat bahagia karena para mahasiswa yang diwisuda kali ini adalah kebanyakan mahasiswa TBI yang tadinya terancam drop out (DO) bisa menuntaskan kuliahnya. Selain itu, ada 17 (tujuh belas) mahasiswa angkatan 2016 berhasil lulus sesuai masa studi yang singkat, 3 (tiga) tahun 8 (delapan) bulan. Kedepannya, TBI menargetkan untuk meluluskan mahasiswa dengan masa studi maksimal 4 (empat) tahun  karena masa studi yang singkat juga merupakan salah 1(satu) poin daya jual TBI agar tetap diminati masyarakat sebagai salah satu tujuan kuliah.(rn).

2 comments: